Ingin Tahu Kompetensi Berbahasa Indonesia Anda?

 

Ironis sekali masyarakat akademik yang menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia, kenyataan di lapangan, sebatas ilustrasi, ketika penulisan kata pengantar tulisan ilmiah, skripsi, banyak digunakan bahasa gaul. Inilah cermin kompetensi berbahasa Indonesia generasi sekarang.

Ironis, ketika bangsa Indonesia akan belajar ke luar negeri harus dituntut TOEFL dengan standar khusus, sedangkan orang/lembaga asing yang akan belajar atau bekerja di Indonesia tidak ada persyaratan standar kebahasaan (nasional). Padahal, Indonesia telah memiliki Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang disusun oleh Pusat Bahasa (Badan Bahasa) di Jakarta yang diimplementasikan ke daerah melalui Balai/kantor bahasa di tiap provinsi.

Untuk itu, Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Cabang Surabaya akan melaksanakan sosialisasi dengan mengadakan tes UKBI. Tes UKBI akan dilaksnakan Sabtu 19 November 2011 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Yang berminat bisa menghubungi 081615487999. Hasil UKBI dapat digunakan sebagai prediksi atau informasi awal sejauh mana komnpetensi berbahasa personal yang bersangkutan. Ingin tahu? Ikut UKBI.

 

Aduh .... Sulitnya Mencari Pekerjaan

Ungkapan seperti itu sering didengar di sekitar kita, utamanya pencari kerja yang sudah sekian kali melakukan aplikasi berbagai perusahaan. Akan tetapi, sekian kali juga ditolak. Rasanya capai. Apalagi sudah pernah kuliah sekian tahun, belum bekerja secara memadai sehingga membebani diri sendiri seperti malu dengan orang-orang di sekitar.

Hal ini perlu dimalumi bahwa ketersediaan kesempatan bekerja dan ketersediaan pencari kerja tidak seimbang. Ibaratnya pertumbuhan kesempatan bekerja seperti deret hitung, sedangakan pertumbuhan pencari kerja seperti deret ukur.

Persaingan dalam mencari pekerjaan masih cukup tinggi. Terdapat angka pengangguran 6,56 % (7,7 juta) sementara ketersediaan lapangan kerja hanya mampu menampung 1,6 juta. Akibatnya ada sekitar 6,1 juta pencari kerja tidak dapat mengembangkan karirnya atau dengan kata lain masih pengangguran. Data tersebut terungkap dalam acara Meet & Talk yang diadakan PMSM, 26 Januari 2012 di Jakarta.

Berdasarka n fakta seperti itu dapat dipahami bahwa seseorang yang ingin berhasil untuk memenangkan dalam kompetisi mencari kesempatan berkarir dalam perusahaan nasional dan multinasional diperlukan personal yang memiliki kompetensi tinggi dan potensial untuk berkembang (high performing and high potential employee).

Salah satu upaya menuju pengembangan diri (personal development) dapat menggunakan alat berupa keterampilan (skill ) berbahasa baik secara tulis maupun secara lisan. Keterampilan berbahasa dapat dikaitkan dengan keterampilan berkomunikasi secara interpesonal. Keterampilan berkomunikasi interpesonal dapat dimanifestasikan dalam bentuk negosiasi, persuasi, personal selling, dan bentuk-bentuk lainnya.

Dengan keterampilan berbahasa, seseorang dapat menggali potensi diri dan mengembangkannya melalui kekuatan inovasi dan kreasinya. Oleh karena itu, saya sarankan Anda tetap berlatih secara konsisten sehingga siap untuk menghadapi tantangan dan persaingan dalam memasuki dunia kerja pada perusahaan nasional dan multinasional.

 

Peran Alumni Dalam Mendukung Keberhasilan Beasiswa BIDIK MISI

Belum genap seratus hari menjabat, disela-sela pro-kontra masalah Ujian Nasional (UN), Mendiknas melalui program seratus hari, telah meluncurkan Program Beasiswa Bidik Misi. Suatu beasiswa bagi lulusan SMA/MA/SMK atau bentuk lain yang sederajat, yang berprestasi dari keluarga kurang mampu, untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi hingga lulus secara gratis. Untuk program ini Kementerian Pendidikan Nasional menyediakan dana bagi 20.000 calon penerima dari seluruh Indonesia. Program yang sangat mulia.

Dilihat dari peruntukannya, jelas beasiswa ini punya suatu misi, yaitu menghidupkan harapan bagi masyarakat tidak mampu untuk terus menempuh pendidikan sampai ke jenjang pendidikan tinggi dan menghasilkan sumber daya insani yang mampu berperan dalam memutus rantai kemiskinan.

Read more...

Dinamika Unair

Search

Alumni berprestasi

Ayu “Pengajar Muda” Sambang Kampus

 

Ayu Kartika Dewi, Pengajar Muda, yang direkrut Indonesia Mengajar pimpinan Anies Baswedan angkatan pertama bertugas di Halmahera Selatan sambaing kampus Universitas Airlangga. Jumat, 6 Mei 2011, bertempat di Perpustakaan kampus B, Ayu berbagi pengalaman yang dikemas dalam bentuk story telling dengan siswa SMA di wilayah Surabaya dan mahasiswa Universitas Airlangga.

Read more...

Whois online

We have 17 guests and no members online